Selasa, 25 Maret 2014

CHRISSY COSTANZA

http://img.youtube.com/vi/9wqpfFI3EVE/maxresdefault.jpg
Dia emang artis baru gitu ,tapi bro! meskipun garapan videonya cuman di youtube but,this is awesome
bundling dengan alex goot and Friends.mereka menyanyikan atau mengcover lagu2 gitu pokoknya asik dah. 
dan yang bikin lihatnya ga pindah pindah itu lo senyumnya ,matanya indah banget kawan

suaranya itu lo poprockjazzclasical
pokoknya merdu bak denturan ombak di pantai :D

Another beauty picture of Chrissy :
http://25.media.tumblr.com/tumblr_mcs63lL3fM1rc4758o1_400.jpghttp://i2.wp.com/www.percyjacksonmovies.com/wp-content/uploads/2013/03/Chrissy-Costanza.jpg  



senyumnya itu lo kawan bikin ngiller 
ya nggak ,gua baru tahu yang seperti ini baru 17 th .seandainya dia di indonesia. uda jadi calon istri kali' ya.

One Direction Dinilai Lebih Bijak Daripada Justin Bieber


Sukses di usia muda agaknya memang dirasakan oleh One Direction dan Justin Bieber. Di usia mereka yang kini telah menginjak angka 20-an, kedua idola remaja kekinian ini telah mengumpulkan jutaan dolar berkat karir bermusik masing-masing.
Namun James Cordenhost kenamaan asal Inggris, menilai berbeda. Baginya, One Direction masih lebih bijak dalam menyikapi ketenaran daripada Justin Bieber.
"Mereka sama-sama masih muda. Mereka akan melakukan banyak hal dan membuat kesalahan seperti yang orang lain lakukan," tutur Corden.
James Corden. ©Twitter/JKCordenJames Corden. ©Twitter/JKCorden
Host ajang penghargaan BRIT Awards 2014 lalu ini membandingkan bagaimana cara One Direction dan Justin Bieber merespon kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan. Corden menilai sikap Justinadalah yang tak disukai orang-orang.
"Ini hanyalah soal bagaimana merespon kesalahan-kesalahan itu. Ketika mereka melakukan kesalahan, mereka akan selalu berkata 'Aku minta maaf soal itu, aku tak akan melakukannya lagi," kata Corden lagi.
"Yang tak ingin orang-orang lihat adalah, 'Persetan dengan kalian. Aku lah penguasanya di sini'. Itulah yang kelihatannya dilakukan oleh Bieber," pungkasnya.

Fakta Menarik Tentang Taylor Swift


Taylor Swift selain suka menyanyi, dia juga suka menulis
Ciuman pertama Taylor Swift terjadi pada usia 15 tahun
Dia sangat tergila-gila dengan casing iPhone, hal-hal yang berhubungan dengan vintage dan handmade.
Website favoritnya adalah Etsy
Taylor Swift sudah menulis lebih dari 200 lagu
Nama aslinya adalah Taylor Alison Swift, ibunya menyarankan untuk menggunakan Taylor sebagai nama depan panggungnya karena beranggapan kalau Taylor bisa menyembunyikan identitas perempuan atau laki-laki
Nama panggilan Taylor Swift adalah Tay, T-Swift, Swifty, T-Swizzle, T-Sweezy
Dia bisa memainkan alat musik gitar, banjo, piano, ukulele dan electric guitar
Dia memiliki masalah dengan penglihatannya, sering menggunakan contact lenses atau kacamata.
Neneknya Taylor Swift merupakan seorang penyanyi opera
Di usianya yang ke 12 tahun, dia pernah menulis novel yang terdiri dari 350 halaman.
Dia mengakui bahwa Dixie Chicks merupakan inspirasi terbesar yang memengaruhi karir musiknya
Taylor Swift memiliki saudara laki-laki yang berprofesi sebagai fotografer.
Ayah Taylor Swift memiliki 3% hak kepemilikannya di Big Machine Records, sebuah perusahaan rekaman yang menaungi Taylor Swift
Taylor Swift sering menulis lirik tentang laki-laki, perempuan, anak muda, hingga monster dan dia senang menulis puisi.
Bahkan dia pernah memenangkan sebuah kompetisi penulisan puisi secara nasional untuk puisinya yang berjudul ‘Monster in My Closet’.
Sejak kecil, dia sering dan senang menunggang kuda.
Taylor Swift pernah bermain di salah satu episode film CSI pada tahun 2009, memerankan seorang gadis pemberontak.
Pada tahun 2012, dia menyumbangkan suaranya di film animasi The Lorax, memerankan karakter Audrey
Pada tahun 2013, dia muncul di salah satu episode film The New Girl
Dia sudah mendapatkan 7 Grammy Awards, 11 American music Awards dan 6 Country Music Association Awards.
Taylor Swift masuk di 2 nominasi Golden Globe Award
Taylor Swift menjadi perempuan pertama yang menerima Country Music Association’s Pinnacle Award.

Konser Suara Untuk Negeri Iwan Fals : Pecahnya Rekor Baru


15 Maret 2014 - Lapangan Monas Jakarta, digelar Konser Suara Untuk Negeri dengan Iwan Fals sebagai penampil utama. Malam itu bermodal ikat kepala, gitar akustik dengan kabel colok, dan suara emasnya, Iwan Fals seperti mengisyaratkan bahwa perjuangan rakyat siap dimulai lagi dan tidak akan pernah berakhir. Dirinya dan ribuan masyarakat OI! yang mendambakan Indonesia tanpa korupsi, segera menyanyikan anthem-anthem yang temanya didominasi kritik sosial.
Benar saja, membuka penampilan dengan “Padamu Negeri” dan segera dilanjut dengan lagu-lagu klasik seperti “Wakil Rakyat”, “Sumbang”, dan “Belum Ada Judul”, mampu membakar sekitar 200.000 OI! (sebutan untuk penggemar Iwan Fals, akronim dari Orang Indonesia) yang memadati Lapangan Monas untuk langsung tarik suara bersama-sama.
“Satu-Satu” juga tak lupa dilantunkan. Tampil di Jakarta, sang maestro pun memberikan sebuah sesi penampilan yang khusus ditujukan kepada Benyamin S, seorang seniman serba bisa asli Jakarta.
Bondan Prakoso & Iwan Fals
Bondan Prakoso & Iwan Fals
Membawakan “Sang Bango” dan “Nonton Bioskop”, Iwan Fals mengajak Bondan Prakoso untuk ikut meramaikan panggung. Sebuah kolaborasi tua muda yang terlihat cukup apik. Bondan juga nampak tak canggung mengisi beberapa riff dengan bass andalannya di lagu “Bongkar”.
Selain tribute untuk Benyamin S, Iwan Fals juga menyanyikan beberapa lagu yang menyelipkan kata ‘Jakarta’ di dalamnya. Seperti “Berkacalah Jakarta” miliknya, “Kompor Meleduk” (Benyamin S), “Lenggang Jakarta” (Andi Meriem Matallata), hingga “Kembali Ke Jakarta” (Koes Ploes) dengan menggandeng sebuah orkes gambang kromong guna mendukung suasana yang “Jakarta sekali“.
Tak mau menikmati panggung sendirian, Iwan Fals sengaja mengundang beberapa kolaborator. Salah satu yang unik adalah ketika Iwan Fals mengumandangkan “Sore Tugu Pancoran” bersama Dhika. Seorang pemenang lomba coverlagu Iwan Fals yang diadakan oleh Net.tv dan pemenangnya dipilih langsung oleh bang Iwan.
Giring & Iwan Fals
Giring & Iwan Fals
OI! yang sejak awal mengawal jalannya Konser Suara Untuk Negeri dengan koor massal yang terdengar luar biasa, mendapat apresiasi khusus dari Nidji ketika mereka dipanggil Iwan Fals untuk naik pentas. “Nidji salut sama OI!” ujar Giring singkat dan langsung memberi “Laskar Pelangi” versi reggae. Kemudian dua musisi ini bergantian melantunkan tembang masing-masing, “Nona” dari Iwan Fals, dan “Diatas Awan” milik Nidji.
Jadwal tampil Iwan Fals mendekati akhir. “Serdadu” pun langsung digeber tanpa basa-basi. “Pasukaaaan, maju jalan. OI! OI! OI!” Iwan Fals memberi komando agar OI! bernyanyi lebih semangat lagi. Tak sebegitu lama, sebuah orasi menyentil dilayangkan Iwan Fals, “Jenis tikus paling ganas, rakus, pintar suap kucing dan yang ini adalah jenis yang paling berbahaya. Tikus ini tidak hanya ada di got atau kali, jenis ini adanya justru di kantor.“.
Iwan Fals & Band
Iwan Fals & Band
Iwan Fals menutup penampilannya di Jakarta dengan “Tikus-Tikus Kantor” dan sebuah materi manis berjudul “Kemesraan”. Tokoh legendaris musik Indonesia ini tak lupa untuk berterima kasih kepada seluruh pendukung acara. Beberapa nama yang berkolaborasi tadi pun kembali diajak untuk naik panggung menyanyikan “Kemesraan” bersama-sama.
Konser Suara Untuk Negeri ini menandakan pecahnya rekor baru. Yang pertama, konser Iwan Fals dengan penonton terbanyak sebelumnya tercatat di tahun 1991. Penampilannya bersama grup Kantata Takwa mampu menghadirkan sekitar 150.000 penonton memadati Stadio Senayan. Kali ini, 200.000 orang memadati Lapangan Monas Jakarta. Dan yang kedua, untuk kali pertama Lapangan Monas Jakarta berhasil dipenuhi 200.000 orang sekaligus hanya dalam satu malam.

Selasa, 11 Maret 2014

Uji Praktek 2014

Percobaan Ujian Praktek TIK 2014 SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo

"Silahkan diambil dan dipelajari. Sedikit bocoran untuk word pelajari membuat dropcap. Untuk excel pelajari mengenai data angka dan data teks. Rumus statistik yatu SUM, AVERAGE, MAX dan MIN. Mengapa ada perbedaan data angka dan data teks ?? ini yang membedakan antara penggunaan koma atau titik. Jika data itu bergerak ke kanan secara otomatis tanpa ada rata kanan, maka disebut data angka begitu pula sebaliknya, data teks tetap di kiri.
Untuk internet, hanya memposting tulisan di blognya masing-masing yang sudah terkumpul.
Terima Kasih.. "
Copas Pak Agung :D
Cekidot! ;)

Issue Kolaborasi Daft Punk dan Jay Z


Dari “Stronger” hingga “I Am God”, kita telah mendengar Kanye West diiringi oleh musik Daft Punk. Tampaknya, Jay Z, rekannya di Throne, pernah berkolaborasi juga dengan duo robot tersebut.
Sebuah lagu berjudul “Computerized” beredar di YouTube, dan situs Pitchfork mengkonfirmasi bahwa lagu itu merupakan hasil kolaborasi Jay Z bersama Daft Punk.
Masih tidak jelas kapan lagu tersebut direkam, namun beberapa sumber memprediksi bahwa lagu tersebut dibuat pada saat Daft Punk membuat album RANDOM ACCESS MEMORIES tahun lalu. Lagu tersebut memang sangat kental dengan komposisi ala funk dan techno Daft Punk, digabung dengan nada-nada rap Jay-Z.
Uniknya, pada lagu tersebut, Jay-Z menyebut merk handphone Blackberry seperti pada lirik, "Start macking on my Blackberry, she got jealous, I was tapping on my Blackberry." Dan album Jay-Z tahun lalu,MAGNA CARTA: HOLY GRAIL disponsori secara resmi oleh brand rival Samsung, seperti yang diwartakan situs NME.
Masih belum diketahui apakah lagu tersebut nantinya akan dirilis secara resmi. Atau bisa jadi mungkin lagu tersebut hanyalah sebuah main-main dari Jay-Z untuk menyindir Samsung?
Klik to Know it!

Paramore Susul Arctic Monkeys Untuk Reading Festival


Paramore dan Queens Of The Stone Age akan berduel di atas panggung pada rangkaian festival di Reading dan Leeds Agustus mendatang. Kedua band tersebut akan menjadi bintang utama untuk festival tersebut.

Sebelumnya, beberapa nama besar sudah dipastikan untuk tampil di sana, mereka adalah, Arctic Monkeys dan Blink-182. Festival tersebut akan menjadi konser Inggris satu-satunya dari Paramore maupunQueens of The Stone Age, seperti yang ditulis pada situs NME.

Beberapa band besar lain juga akan bergabung dengan Paramore danQueens of The Stone Age pada panggung utama. Antara lain Vampire WeekendDeaf HavanaThe HivesImagine DragonsFoster The People, dan duo Mucklemore & Ryan Levis.

Di hari yang berbeda juga ada akan ada nama-nama seperti Disclosure,Bombay Bicycle ClubClean Bandit, Hingga Chvrches. Mereka adalah band-band yang tengah naik daun dalam beberapa waktu terakhir ini.

Selasa, 07 Januari 2014

Jazz & Indonesia

Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.
Musik jazz banyak menggunakan gitartrombonpianotrompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle note.
Musik jazz pertama kali muncul di Amerika pada akhir abad ke-18, berawal dari tangan kreatifitas  orang-orang kulit hitam yang mengalami penindasan dan perbudakan . Ekspreasi yang timbul karena menentang sistem politik yang rasis dan menindas yang di wujudkan dengan cara bermusik dan gaya permainan orang-orang kulit hitam Amerika. Perbudakan dan diskriminasi rasial di Amerika justru melahirkan musik-musik perlawanan seperti Spiritual, gospel dan blues yang hingga kini tercatat dalam sejarah.
 Pertama, periode jazz tradisional (1890-1940) melahirkan gaya-gaya permainan RagtimeNew OrleansDixieland, New Orleans in Chicago, Kansas City, Chicago, Swing.Periode jazz modern (1940-1980) memunculkan New Orleans and Dixieland RevivalBebop, Cool, Hardbop, Free, Mainstream, Fusion. Periode jazz postmodern (1980-saat ini) memproduksi gaya-gaya Neobop, free Funk, Classicism, Neo-Classicism, No Wave dan World Music.
Musik jazz sendiri masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 30an. Dibawa oleh musisi-musisi dari Filipina yang mencari pekerjaan di Jakarta dengan bermain musik. Nama-nama musisi yang masih diingat adalah Soleano, Garcia, Pablo, Baial, Torio, Barnarto dan Samboyan.

Pada tahun 1948, sekitar 60 musisi Belanda datang ke Indonesia untuk membentuk orkestra simfoni yang berisi musisi lokal. Salah satu musisi Belanda yang terkenal adalah Jose Cleber. Studio Orkestra Jakarta milik Cleber mengakomodasi permainan musik California. Band-band baru bermunculan seperti The Progressive Trio, Iskandar's Sextet dan Octet yang memainkan jazz dan The Old Timers yang memainkan repertoir Dixieland.
Tahun 90an hingga sekarang, banyak sekali musisi dan kelompok jazz yang terbentuk. Musik jazz yang dibawakan tidak lagi mainstream, namun hasil distilasi berbagai musik seperti fusion, acid, pop, rock dan lainnya. Sebut saja SimakDialog, Dewa Budjana, Balawan dan Batuan Ethnic Fusion, Bali Lounge, Andien, Syaharani, Tompi, Bertha, Maliq & D'essentials dan masih banyak lagi lainnya.
Ideologi jazz yang bersifat pembebasan, liberal, demokratis dan dekonstruktif terhadap kebekuan gaya-gaya permainan sebelumnya adalah merupakan sifat kritis yang perlu juga dipahami dan diinternalisasi oleh penggemar jazz kalau mereka ingin mengerti apa itu jazz.